Memiliki komputer dengan performa / kinerja yang cepat, stabil dan optimal adalah dambaan setiap orang. Trik berikut ini membahas bagamana caranya meningkatkan performa komputer kita. Bisa anda rasakan dan buktikan, setelah melakukan langkah-langkah trik ini, komputer anda akan bekerja lebih cepat dari biasanya.
Pengaturan dilakukan melalui Registry editor / regedit. Oleh karena itu sebelum melakukan tips ini sangat disarankan untuk membuat backup registry editor / cadangan registry editor. Hal ini sangat berguna untuk menghindari komputer menjadi error / macet akibat ada kesalahan dalam prakteknya.
Adapun langkah-langkah untuk menerapkan trik ini adalah sebagai berikut:
Mengatur Contiguous File Allocation Size
Trik ini berguna untuk meningkatkan kinerja aplikasi yang sering anda gunakan. Caranya adalah:
* Klik Start - Run, lalu ketikkan: regedit
* Masuk ke menu HKEY_LOCAL_MACHINE \ System \ CurrentControlSet \ Control \ FileSystem
* Klik kanan pada folder FileSystem lalu pilih New - DWORD Value. Beri nama dengan ContigFileAllooSize
* Klik 2X file ContigFileAllooSize tadi lalu isikan angka 200 pada Value data nya.
Membebaskan Memori Dari File DLL
Trik ini berguna untuk membebaskan memori dari file-file DLL. Perlu diketahui bahwa file-file DLL selalu memakan tempat bagi memori, bahkan ketika program yang menggunakan file-fie DLL tersebut telah anda tutup, Windows masih menyimpannya di memori. Adapun caranya adalah:
* Klik Start - Run, lalu ketikkan: regedit
* Masuk ke menu HKEY_LOCAL_MACHINE \ Software \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Explorer
* Klik kanan pada folder Explorer lalu pilih New - String Value. Beri nama dengan AlwaysUnloadDll
* Klik 2X file AlwaysUnloadDll tadi lalu isikan angka 1 pada Value data nya.
* Restart komputer
Trik-trik lainnya untuk meningkatkan performa komputer dapat dilihat pada pembahasan berikutnya.
Rabu, 27 Mei 2009
Mengetahui Teknologi 'Cache' Pada Prosesor
Jika kita perhatikan spesifikasi dari sebuah prosesor maka akan menemukan suatu istilah yang dinamakan Cache. Apa itu Cache? Fungsi Cache ini memiliki peranan yang cukup penting dalam menentukan kinerja sebuah komputer. Dengan mengetahui teknologi Cache pada prosesor maka kita akan dapat meningkatkan performa komputer.
Cache dapat diartikan sebagai sebuah ruang pada prosesor yang berfungsi sebagai 'tempat penyimpanan data yang sering digunakan', efeknya performa komputer akan bekerja lebih cepat. Semakin besar Cache sebuah prosesor maka semakin cepat kinerjanya karena memberikan ruang penyimpanan yang lebih besar. Rata-rata prosesor sekarang memiliki L2 Cache yang besar, antara 2 - 8 Mb, bahkan prosesor Intel Core 2 Extreme QX9650 memiliki L2 Cache sebesar 12 Mb.
Cache ini ada beberapa jenis, mulai dari Cache 1 (L1 Cache), Cache 2 (L2 Cache) hingga Cache 3 (L3 Cache). L1 Cache merupakan cache yang paling dekat dengan prosesor sehingga merupakan cara tercepat untuk mengeksekusi data.
Ketika kita sedang mengoperasikan komputer maka data dari hardisk yang sering kita operasikan akan dipindahkan ke memori / RAM, dan data dari memori / RAM ini akan dipindahkan juga ke Cache pada prosesor. Perlu diketahui, jika dilihat dari segi waktu kecepatan akses yang dilakukan oleh prosesor, data yang diambil dari hardisk merupakan yang paling lambat, diikuti oleh memori / RAM, lalu ke L3 Cache, L2 Cache dan terakhir ke L1 Cache.
Sebagai perbandingan, waktu yang dibutuhkan oleh prosesor untuk mengakses data dari L2 Cache memiliki kecepatan 2 - 3 kali lipat bila dibandingkan dengan mengambil dari memori / RAM. Oleh karena itulah teknologi Cache dalam prosesor memegang peranan yang cukup penting dalam menentukan kecepatan akses data.
Cache dapat diartikan sebagai sebuah ruang pada prosesor yang berfungsi sebagai 'tempat penyimpanan data yang sering digunakan', efeknya performa komputer akan bekerja lebih cepat. Semakin besar Cache sebuah prosesor maka semakin cepat kinerjanya karena memberikan ruang penyimpanan yang lebih besar. Rata-rata prosesor sekarang memiliki L2 Cache yang besar, antara 2 - 8 Mb, bahkan prosesor Intel Core 2 Extreme QX9650 memiliki L2 Cache sebesar 12 Mb.
Cache ini ada beberapa jenis, mulai dari Cache 1 (L1 Cache), Cache 2 (L2 Cache) hingga Cache 3 (L3 Cache). L1 Cache merupakan cache yang paling dekat dengan prosesor sehingga merupakan cara tercepat untuk mengeksekusi data.
Ketika kita sedang mengoperasikan komputer maka data dari hardisk yang sering kita operasikan akan dipindahkan ke memori / RAM, dan data dari memori / RAM ini akan dipindahkan juga ke Cache pada prosesor. Perlu diketahui, jika dilihat dari segi waktu kecepatan akses yang dilakukan oleh prosesor, data yang diambil dari hardisk merupakan yang paling lambat, diikuti oleh memori / RAM, lalu ke L3 Cache, L2 Cache dan terakhir ke L1 Cache.
Sebagai perbandingan, waktu yang dibutuhkan oleh prosesor untuk mengakses data dari L2 Cache memiliki kecepatan 2 - 3 kali lipat bila dibandingkan dengan mengambil dari memori / RAM. Oleh karena itulah teknologi Cache dalam prosesor memegang peranan yang cukup penting dalam menentukan kecepatan akses data.
Tips Agar Prosesor Tidak Cepat Panas
Tingginya suhu prosesor dapat menjadi pemicu utama sebuah komputer menjadi bermasalah / hang. Bagaimana tidak?, 'otak'nya komputer ini memiliki peranan nomor wahid untuk melakukan semua proses dalam komputer. Tips berikut akan menjelaskan bagaimana caranya merawat prosesor kita agar tidak cepat panas sehingga memiliki kinerja yang stabil dan optimal.
Thermal Paste / Thermal Grease
Thermal Paste / Thermal Grease adalah sebuah bahan (berbentuk seperti gel) yang berfungsi untuk mengangkat panas dari prosesor ke Heatsink. Melihat dari fungsinya maka keberadaan Thermal Paste ini sangat penting. Pastikan bagian atas prosesor anda telah diolesi dengan thermal paste ini. Sebagai informasi, thermal paste yang berwarna silver / perak memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan yang berwarna putih.
Posisi Casing
Casing anda harus berada pada tempat yang mempunyai sirkulasi udara yang baik dan lancar. Posisi casing yang miskin sirkulasi udara akan memicu tingginya suhu komponen hardware didalam casing, terutama prosesor. Anda bisa mengatur ruangan tempat komputer anda berada
Heatsink dan Fan
Kabel yang berseliweran didalam caisng dapat menghambat aliran udara didalam casing. Akibatnya bisa memicu tingginya suhu prosesor. Rapihkan kabel-kabel terutama kabel dengan tipe ATA karena kabel jenis ini memiliki ukuran yang relatif besar dan lebar bila dibandingkan dengan kabel SATA.
Buka penutup casing
Bagi anda yang memakai komputer pribadi (bukan dipakai untuk umum), bisa membuka penutup casing (baik bagian kanan ataupun kiri). Ini cukup efektif untuk melancarkan sirkulasi udara dalam casing. Tapi memang cara ini bisa mengurangi nilai estetika karena casing menjadi kurang sedap dipandang akibat komponen hardware nya menjadi kelihatan. Tapi jika anda meletakkan casing dibawah meja atau disudut maka anda bisa mencobanya sehingga tidak mengurangi nilai estetika.
Thermal Paste / Thermal Grease
Thermal Paste / Thermal Grease adalah sebuah bahan (berbentuk seperti gel) yang berfungsi untuk mengangkat panas dari prosesor ke Heatsink. Melihat dari fungsinya maka keberadaan Thermal Paste ini sangat penting. Pastikan bagian atas prosesor anda telah diolesi dengan thermal paste ini. Sebagai informasi, thermal paste yang berwarna silver / perak memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan yang berwarna putih.
Posisi Casing
Casing anda harus berada pada tempat yang mempunyai sirkulasi udara yang baik dan lancar. Posisi casing yang miskin sirkulasi udara akan memicu tingginya suhu komponen hardware didalam casing, terutama prosesor. Anda bisa mengatur ruangan tempat komputer anda berada
Heatsink dan Fan
Kabel yang berseliweran didalam caisng dapat menghambat aliran udara didalam casing. Akibatnya bisa memicu tingginya suhu prosesor. Rapihkan kabel-kabel terutama kabel dengan tipe ATA karena kabel jenis ini memiliki ukuran yang relatif besar dan lebar bila dibandingkan dengan kabel SATA.
Buka penutup casing
Bagi anda yang memakai komputer pribadi (bukan dipakai untuk umum), bisa membuka penutup casing (baik bagian kanan ataupun kiri). Ini cukup efektif untuk melancarkan sirkulasi udara dalam casing. Tapi memang cara ini bisa mengurangi nilai estetika karena casing menjadi kurang sedap dipandang akibat komponen hardware nya menjadi kelihatan. Tapi jika anda meletakkan casing dibawah meja atau disudut maka anda bisa mencobanya sehingga tidak mengurangi nilai estetika.
Langganan:
Postingan (Atom)